Akal dan Naluri

Hari ke-5 Ramadhan 1442 H “Akal tidaklah bisa berdiri sendiri, akal baru bisa berfungsi jika dia memiliki naluri dan kekuatan sebagaimana mata bisa berfungsi jika ada cahaya. Apabila akal mendapatkan cahaya iman dan Al-Qur’an barulah akal bisa seperti mata yang mendapatkan cahaya matahari. Jika tanpa cahaya tersebut, akal tidak akan bisa melihat atau mengetahui sesuatu.” (Majmu’ Fatwa, Ibnu Taimiyah) Islam menjunjung tinggi dan memuliakan akal. Akal memang dipersiapkan untuk menyucikan serta meninggikan derajat manusia. Dengan akal yang sehat, dalam diri mereka akan tumbuh kebijakan. Inilah yang menyebabkan akal menjadi salah satu faktor yang dapat digunakan untuk berfikir lebih baik. Tidak

» Read more

Sempurnakan tahfidz Quran, lakukan 5 hal ini untuk semakin akrab dengan al-Quran

Sebelum tulisan ini, kita telah membahas cara menghafal al-Quran yang mudah dan efektif dengan metode 3T+1M. Kali ini kita akan membahas hal apa saja yang perlu kita lakukan sembari kita menjalani proses tahfidz quran kita dapat semakin akrab dengan Al-Quran. Mengapa kita perlu akrab dengan Al-Quran? Karena orang yang akrab dengan Al-Quran bisa disebut juga sebagai shahibul Quran. Secara harfiah berarti ‘sahabatnya Al-Quran’. Bukankah seseorang itu harus dekat dan akrab untuk dapat disebut sebagai seorang sahabat? Orang yang menjadi shahibul Quran mendapatkan fadilah sebagaimana tercantum dalam hadits Rasulullah SAW berikut: يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِى

» Read more